Hutan Tropis di Pulau Jawa, khususnya hutan pegunungan dan sub alpin, telah rusak sejak tahun 1970 an, mengikuti pesatnya pertumbuhan penduduk di pulau ini dan kebutuhan lahan untuk pertanian dan pembangunan. Untungnya, beberapa pegunungan dilindungi selama pendudukan Belanda hampir seratus tahun yang lalu. Pemerintah Belanda menetapkan 4 pegunungan yang berdekatan dengan ibukota Jakarta yaitu Salak, Gede, Pangrango dan Halimun sebagai Hutan Lindung. Kawasan-kawasan ini mencakup 13 sungai dan 450 anak sungai menjadi sumber air minum bagi jutaan orang di Jakarta. Pegunungan-pegunungan tersebut ditunjuk sebagai Taman Nasional pada tahun 1980-an dengan nama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Taman Nasional Gunung Halimun-Salak merupakan perwakilan dari hutan hujan dataran rendah di Pulau Jawa. Di Kawasan ini dapat ditemukan beberapa sungai yang tidak pernah kering walaupun pada musim kemarau yang panjang. Iklim mikro basah di kawasan ini sudah membantu sungai-sungai di kawasan ini sehingga tidak pernah kekurangan air sepanjang tahun. Delapan aliran sungai ditemukan di kawasan ini sangat sesuai dengan tujuan wisata. Kawasan ini menjadi rumah bagi 35 jenis satwa endemik seperti Elang Jawa (Spizaetus bartelsi) dan Owa Jawa (Hylobates moloch)
Otto Soemarwoto (alm.) memperkirakan laju konversi kawasan puncak menjadi bangunan dan vila mengakibatkan peningkatan larian volume air dari 5 persen curah hujan menjadi 40%. Dengan curah hujan 3.000 mm/th, kenaikan volume larian air adalah 10.500m3/ha/th yang setara dengan 2.100 truk tangki minyak berkapasitas 5.000 lt. Maka umpama terjadi konversi (penggundulan) vegetasi hutan 10 ha artinya sama dengan melepaskan 21.000 truk air berkapasitas 5.000 lt dari puncak.
Macintosh identik dengan apel, tepatnya apel yang digigit. Dulu saya bertanya-tanya, mengapa simbol apel yang jauh dari dunia komputer digunakan untuk logo Macintosh? Mengapa pula apelnya harud krowak? Krowak itu bahasa Jawa, kira-kira artinya berkurang akibat digigit.
Baru dalam peluncuran buku Apple Way beberapa waktu lalu aku jadi mengerti. Masih ingat dengan cerita Newton yang kejatuhan apel lalu lahirlah Hukum Gravitasi? Meski cerita soal itu diragukan kebenarannya (ada yang bilang Newton memperoleh ide saat melihat gerakan bulan), tapi yang sering dijadikan cerita adalah Newton kejatuhan buah apel. Berangkat dari situ Steve Jobs memilih apel sebagai lambang perusahaannya. Diharapkan apel menjadi pencetus ide yang melahirkan sebuah gagasan besar.
Lalu soal krowaknya itu, ternyata digunakan untuk membedakan dengan buah tomat. Gambar apel dalam dimensi yang besar memang terlihat ke-apel-annya. Masalahnya, logo akan juga digunakan dalam kartu nama yang tentu ukurannya kecil. Nah, jika tanpa digigit, logo apel itu akan mirip dengan buah lainnya yang bentuknya bulat seperti itu. Tomat misalnya. Nah, dengan sedikit gigitan khas orang menggigit apel, maka akan terlihat ke-apel-annya.
Kasih tahu kalau salah tangkap ya ….
Para peneliti Jerman menemukan bahwa manfaat teh hitam untuk memperlancar peredaran darah hilang jika dicampur dengan susu. Hal ini disebabkan oleh reaksi protein dalam susu yang disebut kasein. (Sumber: Nirmala November 2007)